Fakultas Psikologi UMA Pertajam Muatan Akademik

Fakultas Psikologi Universitas Medan Area lebih mengedepankan kualitas pembelajaran akademik, tapi bukan berarti mengabaikan yang lain. Artinya, muatan akademik lebih dipertajam sedangkan non akademis diseimbangkan.

“Peningkatan akademik tidak sekedar penyelesaian studi yang berkualitas. Namun bagaimana memperkuat sistem pembelajaran yang sejalan dengan perubahan kurikulum,” kata Dekan Psikologi Prof Dr H Abdul Munir M.Pd, Sabtu (17/5) di kampus UMA Jalan Kolam Medan Estate.

Prof Munir menyebutkan, tahun 2015 ada perubahan kurikulum mengikuti pola dari keputusan kolokium psikologi sebagaimana yang tercantum dalam AP2TPI (Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Psikologi Indonesia). “Adanya perubahan kurikulum lama ke baru tentunya mengakibatkan terjadinya perubahan sistem. Untuk menopang tingkat penerapan, UMA mengundang pakar yang bisa memaparkan tentang perubahan sistem tersebut,” kata Prof Munir didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Zuhdi Budiman S.Psi M.Psi.

Untuk itulah, UMA mengundang dua Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Dr M Noor Rachan Hadjam, SU Psikolog d Prof Dr Sofia Retnowati SU Psikolog memberikan kuliah umum dan workshop di kampus itu. Selama dua hari, 16 –  17 Mei 2014, dua guru besar dari UGM itu memberikan kuliah umum dan workshop sebagai pengarah peningkatan kualitas akademik dosen dan mahasiswa Fakultas Psikologi UMA.

Prof Munir mengungkapkan, Fakultas Psikologi UMA mengadopsi pembelajaran dari Fakultas Psikologi UGM. “Tidak secara utuh, tapi dengan mempertimbangkan muatan lokal,” ujarnya. Diakuinya, guna mempertajam muatan kualitas pembelajaran akademik, Fakultas Psikologi UMA memang rutin mengundang narasumber dari luar kampus memberi kuliah umum sebagai kegiatan rutin. “Kuliah umum bagi mahasiwa dan pembinaan bagi dosen diadakan setiap semester,” ucapnya.

Lebih lanjut Prof Munir mengatakan, secara konsep, perubahan kurikulum itu ada namun penerapannya belum ada. “UMA mencoba konsep yang sudah ada dengan penerapan yang sejalan. Seluruh dosen harus memahami perubahan ini sehingga dapat menerapkan perubahan kurikulum di tahun 2015,” paparnya.

Dia menegaskan, perubahan kurikulum lebih mengedepankan KKNI (Kualifikasi Kompetensi Nasional Indonesia) supaya sejalan dengan kompetensi di luar negeri. Sementara, Humas UMA Ir Asmah Indrawaty MP menyebutkan, selain menyampaikan kuliah umum, guru besar UGM itu juga menjadi narasumber workshop tentang pengelolaan jurnal ilmiah. Sebanyak 17 orang seluruh Ketua Dewan Redaksi Jurnal Program Studi di lingkungan UMA mengikuti workshop itu.

Workshop itu digelar sebab UMA perlu membangun semangat menulis karya tulis bagi mahasiswa dan dosen. Kegiatan workshop ini bertujuan agar UMA berkomitmen menghadirkan jurnal ilmiah yang terakreditasi B atau A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *